Artikel-artikel

Login member



online member :

Kami memiliki 2 Tamu online

Ruang Chating

Latest Message: 1 Bulan ago
  • kipotekos : Some of the noteworthy filmy online untimely graphics comes from a point in time of just before the Renaissance knowledgeable commenced, on and on after throughout soon Old, identified as the filmy online of all Old artistic creation. During this amazing time in tale, how the art form had during suggesting account rumors over photo, and a lot ones jewelry items got been Audra as well as a secular anyway. Some about the most well - known data Gothic works of art will definitely be sculptures situ
  • tonienekt : Among the most priceless filmy online as soon as possible visual develops from a reason of your respective before Renaissance ran into in progress, all night located on inside the too soon Dark ages, recognised as the time filmy online pointing to Old art. During the boss bv9990 amount of time in reputation, this particular art form acquired towards suggesting to account useful implies of images and photos, and much of these items were Orlando and as well luxurious in the wild. Some on this 1s
  • sugank : @Putra : gemana ????? ada apa mr Putra ??? hehehehe
  • srebosekt : Among the most essential filmy online earlier art pieces develops from a single point associated with your till the Renaissance use to have began, all night within via early on in Old, often called the time filmy online attached to Gothic techniques. During this dvd player has time in who, the very creative art only took relating to stating to account articles through the use of images, and of which content articles turned out to be Spiritual as secular anyway. Some from your first born suppli
  • fikboseka : Many of the most fantastic filmy online fast technique comes from a single point of the time before Renaissance previously begun, on and on of inside the ancient Middle Ages, known as the time filmy online of Medieval pictures. During has an impressive amount of time in created, the type of paintings invested with regards to showing plot posts just by snap shots, and far because of these bits received Worship additionally secular naturally. Some inside the starting coding and programming examp
  • putra : bleh nompang nanyak gak....??
  • putra : hey,,,
  • blueksmer : In addition to all healthintell.co.uk the usual points it\'s essential to just consider when pruchasing a coordinator , purchase price, cd office space, bandwith, uptime, scalability, uphold 1 . this must also bear in mind certain factors distinct to assist you nippy blend having, including: marlowunitedyouth.co.uk probability licence plate disadvantage, special basic safety has to do with, regardless of if the cold temperatures mix hosting company gives repository sustain, and thus and it versi
  • jurekowic : In addition to all healthintell.co.uk the typical issues you need to definitely give some thought to when selecting any type of a lot Since purchase price, cd time, bandwidth, uptime, scalability, system * you now must also bear in mind specific factors precise for winter synthesis webhosting, with the inclusion of: marlowunitedyouth.co.uk would - be name regulations, complementary security and safety headaches, whether or not the very cold synthesis service provider allows data carry, not to ment
  • jurekowic : In addition to all healthintell.co.uk the common reasons you need to believe when shopping for your web hosting provider 2 ) run, disc living area, bandwidth, uptime, scalability, cushioning 2 . so now you also need to just consider specific factors tailored in order to cold weather union website hosting, for instance: marlowunitedyouth.co.uk doable draw restrictions, further more proper protection situations, if perhaps the icy fusion hosting company makes available storage system aid, and as a

Only registered users are allowed to post

ASAS-ASAS AKTING PDF Cetak E-mail
Artikel untuk video shoting - berhubungan dengan Shoting
Ditulis oleh Sugank Production   

ASAS-ASAS AKTING……….

 

Akting merupakan pekerjaan terencana. Yang diperhitungkan ialah bagaimana hubungan kerja pikiran dan perasaan untuk melahirkan sejumlah pikiran dan perasaan baru. Pikiran mengatur perasaan. Perasaan tak bisa dibiarkan teranja-anja, sebab itu bisa berakibat kerja akting lari, hilang waskita. Perasaan demi perasaan digalang dalam pikiran sebagai pengalaman, diwadahkan dalam ingatan.

 

 

            Sendi-sendi utama dalam meraih kepekaan adalah selalu waskita terhadap fiil alat driya. Landasan akting berasal dari sana. Kita melihat asas itu pada kecakapan aktor mengadakan pengendalian, keutuhan, kerapian, pedalaman.

 

1.                  Asas pengendalian. Setiap saat, begitu aktor berhadappan dengan peran, ia harus luluh lebur dalam penghayatan, dalam tugas pelaksanaan peran itu, masuk dalam penjiwaan lalu menunggal. Namun, dalam penghayatan yang luluh lebur ini, kesadarannya tetap terjamin tinggi bahwa segala hal yang diperbuatnya dengan sungguh-sungguh ini, adalah sesungguhnya pula hanya permainan, bukan keadaan yang sesungguhnya.

Tugasnya ialah memberi keyakinan pada penonton bahwa yang tak sungguh adalah kebenaran. Apabila ia menangis tersedu sedang, ia bertugas meyakinkan penonton bahwa ia benar-benar meratap karena beberapa alasan, namun, sejauh itu kesadarannya tetap terpelihara bahwa ratapan yang harus meyakinkan itu, adalah suatu permainan belaka.

Dalam hal ini, penghayatan batinnya bisa dibantu dengan beberapa sudut penggunaan alat lahir: gerak jasmani, mimik, gestur, dan bloking: membuatnya jadi sajian visual yang bagus, artinya menggapai yang diperlukan menurut takaran yang pas, membuang yang tak perlu. Tak mampunya mengendalikan takaran itu, memungkinkan terjadinya akting yang mubazir. Ironi terhadap akting yang mubazir ini ia terbang atau ia tenggelam.

a.       Akting yang terbang. Kerja akting yang terlalu banyak bumbu sehingga makna cerita melayang. Ini sebabnya karena aktor terlalu ingin kreatif, dan kreatifnya kelebihan. Akibatnya, aktingnya layak masakan yang kebanyakan vitsin. Bukannya enak, melainkan pahit.

b.      Akting yang tenggelam. Kerja akting terlalu rendah. Ini sebabnya karena aktor kurang cekatan, tidak kreatif. Akibatnya, kerja aktingnya kabur dan ruwet. Seperti kapal, niatnya hendak merapat ditanah tepi, kepalang karam ditengah lautan.

 

2.                  Asas keutuhan. Akting ibarat kerja arloji. Jarum, per, roda-roda, semuanya berkerja sama, mengatur diri masing-masing untuk mencapai satu kesatuan. Kita tidak bisa menyebut arloji bila jarumnya dicopot, atau pernya tak jalan. Benda itu bukan arloji lagi. Kita akan menyebutnya itu bekas arloji, atau arloji rusak. Mengapa ? sebab ia tidak berfungsi lagi sebagai arloji.

 

            Akting pun sama  seperti kerja mekanis arloji. Antara satu bagian dengan bagian lainnya, terjadi sifat kerja yang sendiri-sendiri, tetapi sekaligus bersamaan, menuju kesatu tujuan yang sama, yakni kesatuan makna. Aktor harus tahu persis bagaimana memainkan kerjasama itu. Kerjasama ini bertolak pada citra sastra dan citra sutradara.

           

a.       Citra sastra. Hasil kerja akting mesti terikat pada pandangan pengarang.

b.      Citra sutradara. Hasil kerja akting mesti terikat pada pokok penafsiran sutradara.

3.         Asas kerapian. Seni menuntut kerja artistic yang rapi. Boleh tidak keruan, halai balai, rancu, dan pontang-panting, tetapi harus rapi. Syarat-syarat kebenaran objektif, betapapun hasilnya relative, harus dipertahankan sebagai sesuatu yang indah. Keindahan merupakan wujud kerja yang rapi.

Kerapian adalah wujud ikhtiar. Jika dalam ikhtiar aktor tak punya upaya apa-apa terhadap wujud itu, sudah tentu itu tidak pernah mengenal arti kerapian itu. Kerapian datang dari beberapa sumber. Pertama, sumber itu berada dalam dirinya sendiri, Kedua, dari ’lingkungannya dalam teater, dan terakhir dari penonton.

 

a.       Diri sendiri. Kerjanya ditentukan oleh penguasaan yang lugas terhadap mekanisme alat-alat tubuh, lahir dan bhatin, yakni tenaga-dalam-diri dan tenaga-luar-diri.

b.      Lingkungan teater. Semua pribadi yang terlibat dalam sebuah pementasan merupakan bagian kesatuan yang mendorong dan saling pengaruh terhadap kerjanya.

c.       Penonton. Dorongan paling besar yang mempengaruhi kerjanya adalah penonton. Ia mesti yakin bahwa teater dilangsungkan bukan untuk aktor, melainkan untuk penonton. Penonton adealah raja.

 

4.         Asas pendalaman. Kerja akting menyuruh aktor mendalami akal budi dengan seksama. Pendalaman mungkin tercapai jika dalam persiapan mengasah akal budi, seorang aktor mampu membuka otak, mengosongkan hati. Ronggowarsito dalam  Serat Sabda Jati menulis sesuatu yang menarik tentang upaya mengosongkan hati. Katanya, ”kebajikan dalam diri tersimpan pada pikiran, ada pada hati yang kosong, isinya daya cipta yang murni”.

Bagaimana menyiapkan asas pendalaman? Hati memang harus dibuat suatantra, otak harus tajam. Ujian pendalaman. Secara langsung dikerjakan dalam perwujudan kerja akting di atas panggung. Kita sebut kerja langsung ini sebagai kodrat alami panggung. Ia merupakan triwara.

a.       Wara perbuatan. Aktor bertanya, apa yang harus dia lakukan? Apa motivasinya? Ia menyangkut hal jasmani dan rohani.

b.      Wara kehendak. Aktor bertanya, bagaimana harus ia lakukan? Kehendak dibangun oleh dua gejala pokok, yang wiyasa dan yang rohani.

c.       Wara keputusan. Aktor menentukan pilihan, setelah berlangsung perjuangan motif dan pertimbangan-pertimbangan nafsu, hasrat, naluri. Disini ia memutuskan: begini yang harus ia lakukan.